Berjumpa lagi dengan bintang-bintang..suasana malam bagiku menenangkan..sunyi.
Dengan kegelapan..bintang akan tampak lebih indah.. aku tidak bisa tidur lagi..andai dkt kk..:).
Pasti kk sdh tdur..mmpi indah y kk..adk merindukanmu..selalu merindukanmu..biarkan jarak ini menjadi penguat rasa..menguji sbrapa bsr kesetiaan kita utk menjadi satu..:) adk mencintaimu sll.. :-*
Semakin Tau
Halo semua .. semoga kabar kita semua baik-baik saja..amin.
Entahlah apa yang ingin ku tulis..Sedang merasa sepi saja..tentang kesabaran.
Bagiku kesabaran itu menyelamatkan. Menyelamatkan dari amarah yang dapat menghancurkan semua..aku sedang bersabar..dan selalu bersabar..sabar tentang rasa..semua rasa..:) mencoba merasa baik-baik saja..mungkin akan lebih baik..
Love you more and more
aku mencintaimu dan akan selalu begitu.. selamanya....lagi dan lagi.. ^_^
kk alfi...jaga diri baik2 yah disana, ku selalu mendoakanmu.. :* :*
sejauh apa pun jarak memisahkan, doa selalu bisa melewati jarak itu, kan ku rangkai doa-doa ini agar ALLAH selalu menjagamu..amin..:*
Merindumu (lagi)
Halo sayang ku disana, aku tahu Kau pasti baik-baik saja, aku selalu berdoa dan berdoa, Kau yang sedang bekerja, aku menjagamu lewat doa-doa yang ku sampaikan pada NYA. terhitung dari tanggal 25 Agustus 2014, kau berangkat meninggalkan kota Palembang, sampai sekarang belum kita berjumpa lagi. Aku menyayangimu kk, aku masih menunggu Ijazah keluar, masih ingin mencari pengalaman, dan mungkin jika ada kesempatan dan jalan dari Nya, ku kan menyusul mu. Meraih sukses bersama, saling menjaga dan menyemangati. aku disini selalu merindumu. aku mencintaimu.. kk Alfi..:*
Inikah Rasanya
Kuliah.
Ini merupakan tahun terakhir, atau semester terakhir yang ku ambil untuk menyelesaikan semua mata kuliah termasuk skripsi. Setelah 4 bulan lamanya bergelut dengan 24 sks, begadang mengerjakan skripsi, menahan hati, berkorban dan sebagainya. Semua rasa hadir di sana menemani hari-hari. Sidang per sidang, tahap demi tahap dilalui dengan lancar. Berkat doa kedua orangtua, keluarga, kekasih dan teman-teman. Hari ini, tepat tanggal 12 juli 2014, pengumuman nilai dibacakan. Bukan NPM yang di sebut kali ini, berbeda dengan KP, ya, nama lah yang disebut. Rasa semakin bercampur aduk, doa terus mengalir dari bibir. Terkejut dan semua berubah, rasa yang sebelumnya berubah seketika menjadi kecewa sedih dan sebagainya, sesaat setelah nama ku dipanggil dan dengan kedua telingaku sendiri mendengar nilai yang kudapat. Aku berusaha tuk sadar, dan mengucap syukur, ibarat sungai yang akan meluap, aku dengan segera menggunakan kekuatan penuh untuk membendung sungai itu agar tidak meluap. Entahlah, aku memang orang yang suka akan nilai sempurna, dan ketika aku belum mencapainya, aku belum merasa puas. Lagi-lagi aku mencoba menjadi dua, aku menasehati diri sendiri untuk sabar dan ikhlas, aku menahan segala rasa amarah dan kecewa, aku tutupi dengan rasa syukur dan mencoba tuk ikhlas. Aku berusaha tuk berbaik sangka dengan sang Punya Kehidupan. Satu-satu per satu teman mengirim pesan sekedar menanyakan hasil yang didapat, tak lupa aku aucapkan terimakasih atas doa dan semangat dari mereka selama aku menjalani hari-hari sulit sembari membalas pesan singkat yang ku terima dari mereka. Rasanya aku ingin pulang saat itu juga, atau mungkin jika ini mimpi, aku ingin segera terbangun dan kembali mengulang semua. Tapi apa yang ingin ku ulang, aku bersyukur lagi dan lagi.Siapa yang salah? aku menyalahkan diri sendiri, aku tak ingin bersikap egois, dari semua ini, aku mendapat hikmah, hal baru, pelajaran baru, mengerti akan bagaimana bersabar, tenang, ikhlas dan bersyukur atas hasil yang didapat. Dengan ini, aku mendapat pengalaman yang takkan terlupa selamanya. Cukup Allah dan aku yang tahu, aku belajar dari semua hal yang di berikan NYA melalui ujian dan cobaan di setiap harinya. Masih tak percaya akan hasil yang ku dapat. Semua terasa aneh, hujan sore itu bak perwakilan isi hati. Berjalan pulang dengan gontai, menunggu bis tiba dibawah pepohonan yang menyimpan sejuta cerita. Bukan aku saja yang merasa kecewa, ada orang tua yang juga menunggu hasil usaha anaknya selama ini. Air mata terasa sudah berada diujung sudut, masih bisa ku tahan. Sampai dirumah, semua tercurah segala cerita dengan sang kekasih yang sudah menemani, menyemangati, ia menyabarkan, dan tumpah semua airmata yang susah payah ku bendung sedari siang tadi. Bejatuhan seperti manik-manik yang tumpah dari plastik, berkejar-kejaran ke bawah. Lagi-lagi ku tahan sesegera mungkin, tak ingin menambah daftar pertanyaan dari orang tua, mereka turut menyabarkan akan hasil yang kurang memuaskan bagi ku. Mereka mengatakan hal yang sebenarnya aku tahu mereka pun kecewa. Angka 78 koma sekian. Tersenyum dalam sedih. Berulang kali aku menarik nafas panjang. Besabar dan berbaik sangka selalu pada NYA. Kini semua selesai, aku hanya tinggal menyelesaikan revisi dan kelas SP. Aku harus siap berjalan lagi, menuju cita. :)
cepat kembali
25 Mei 2014
Mungkin sekarang kk sedang dalam perjalanan menuju pelababuhan..maaf adk blm bisa anter kk..tp adk selalu mendoakan kk.
Cepat kembali kk..sebulan atau lebih..tetap saja itu waktu yang lama. Atau mungkin esok kembali tapi hanya sebentar kemudian pergi lagi..adk tak pernah tau. Hati-hati dan jaga diri kk, mungkin jalanmu bukan disini atau jika Tuhan berbaik hati,kau pasti kembali. Adk disini selalu menunggu n senantiasa merindukamu..adk menjagamu melalui doa. Salam sayang adk buat kk.. adk selalu mencintaimu.
Mungkin sekarang kk sedang dalam perjalanan menuju pelababuhan..maaf adk blm bisa anter kk..tp adk selalu mendoakan kk.
Cepat kembali kk..sebulan atau lebih..tetap saja itu waktu yang lama. Atau mungkin esok kembali tapi hanya sebentar kemudian pergi lagi..adk tak pernah tau. Hati-hati dan jaga diri kk, mungkin jalanmu bukan disini atau jika Tuhan berbaik hati,kau pasti kembali. Adk disini selalu menunggu n senantiasa merindukamu..adk menjagamu melalui doa. Salam sayang adk buat kk.. adk selalu mencintaimu.
Rindu Lagi
30 april 2014.
Palembang
21:00
Palembang
21:00
aku bertemu lagi dengan penghujung bulan. masih ku ingat hari-hari yang berlalu pada yang bernama "kemarin". besok mei, mei bulan kelahiranku, namun bukan di kota Palembang ini tempat kelahiranku. jauh..jauh di sana..sudah 12 tahun lamanya aku di sini, dan aku belum pernah pulang. aku rindu tempat yang membesarkan ku. dan hari ini, malam ini aku menulis lagi. sambil merindu seseorang yang ku kenal 3 tahun lalu, pada bulan maret. sering ku panggil si ganteng, sebutan sayang ku padanya. entah sesering apa pun aku bertemu dan menghabiskan waktu dengannya, aku seakan tak pernah kenyang merindu nya. bayangan ku akan perpisahan terus menghantui, bukan perpisahan hubungan, namun lebih tepatnya mungkin "jarak", kemarin aku menyemangatinya meraih gelar, tak terasa kini ia bergelar sarjana. bukan merasa egois, aku tak ingin jauh darinya, namun jika esok ia mendapatkan pekerjaan yang mengharuskan kita terpisah jarak, ku harap ia turut membawaku dalam jiwanya. doa ku pun selalu untuknya, Allah yang pertemukan. bagaimana dan sebesar apa rinduku nanti? aku belm tahu, rindu lagi dan lagi. aku selalu merindumu. hingga insya Allah, Allah satukan kita dalam ikatan suci, aku pun tetap katakan dan tak pernah bosan, bahwa aku selalu merindumu, abang ganteng, Alfitransyah. kenanglah aku saat kau jauh, ingat aku, jangan pernah bosan, aku mencintaimu.
selamat atas kelulusanmu sayang..

Selamat atas kelulusannya sayang...
aku bangga padamu, aku selalu berdoa untukmu, aku selalu mendukungmu..
semoga engkau segera dapat menggapai cita, menjadi seorang pemimpin yang bijaksana amin..
terimakasih kau selalu mendukungku untuk segera menajadi wisudawati, dan terimaksih kau bersedia menunggu hingga waktu itu tiba.. :* aku mencintaimu selalu..
Teruntuk Kekasih dan teman-temanku tersayang yang esok akan diwisuda (2014)
Selesai.
hari ini tanggal 4 April 2014 dan esok tepatnya, aku akan menghadiri acara wisuda periode XI STMIK AMIK STIE MDP. aku hadir dan menyaksikan semua teman juga orang yang ku sayang pada esok hari. Namun kehadiran ku bukanlah sebagai wisudawati, aku hadir sebagai anggota paduan suara. Selamat ku ucakan untuk kalian, teman-temanku, Rizna, Mukhlisa, Maryati, dan kekasihku Alfitransyah. aku turut bahagia meski tak bisa kupungkiri bahwa aku pun merasa sedih. akan kujadikan kalian sebagia penyemangat, bahwa tahun depan aku akan menyusul kalian. aku tak sempat merangkai bunga atau membeli sebuah hadiah kecil, maaf kan aku teman..tapi aku akan selalu berdoa untuk kalian, agar setelah tugas kuliahmu selesai, kedepannya akan menjadi seseorang yang berguna. dan teruntuk kekasihku, selamay sayang, kau bukan lagi seorang mahasiswa, kau calon pemimpin masa depan, aku bangga padamu. dan aku akn terus berjuang menyelesaikan skripsi dan kuliahku. terimakasih telah menjadi teman dalam suka dan duka selama dibangku kuliah :'), aku akan merindukan kalian. salam hangat ku.. Wiwik Andriani.
antara jarak ruang dan waktu
ketika kehidupan terus berputar menurut alurnya .. ketika sebuah masalah tak dapat lagi di jangkau dengan
menggunakan logika , ketika sebuah keputusan yang entah itu baik atau buruk .. hanya bisa terdiam.sejenak berfikir langkah apa yang harus di ambil , tak ingin menyesal menyesal dan tak ingin lagi menyesal sekali pun harus bertahan di atas ketidakpastian ..yang sebenarnya justru lebih menyiksa . bodoh..atau sebuah pengorbanan yang patut dilakukan selama batas wajar , masih merupakan teka-teki besar.
selalu menghargai , sabar dalam menghadapi setiap masalah yang datang silih berganti hilir mudik ..mencoba untuk selalu berbesar hati dan berlapang dada , sungguh itu hal yang cukup bijak :) .
kembali ke jalan Nya , Allah selalu mempunyai rencana rencana yang jauh lebih indah meski sebelum merasakan keindahan tersebut , sering kali di uji dengan cobaan yang terkadang hampir mendekati batas dari pada kemampuan kita , se tegar apa pun kita , tanpa Allah tetap saja akan rapuh .
berdiri , melangkah , dan berjalan di jalan lurus Nya , mengharap Ridho Nya , bahagia se utuhnya bila dekat dengan Nya , berharap Dia yang selalu menjadi petunjuk jalan yang di tempuh..bukankah itu salah satu tujuan Allah agar kita selalu merindukan waktu-waktu bersujud pada Nya.
hal yang paling jauh di dunia adalah masa lalu , dengan cara apa pun manusia takkan pernah bisa kembali ke masa lalu , waktu yang sangat berharga jika manusia bisa berfikir dengan jernih, waktu tak dapat di putar ulang , berusaha tuk tidak melakukan kesalahan pada hari ini adalah kebaikan yang sangat luar biasa .
seringkali ruang dan jarak menjadi pembatas pertemuan , namun jika di fikir lebih dalam ruang bisa dijadikan tempat yang menguatkan dan jarak yang bisa mengokohkan kerinduan , bukan berfikir tuk melupakan .. pemisah yang sebenarnya sangat indah..menyulam benang rindu antara siang dan malam. Waktu takkan pernah menjawab apa yang terjad esok, karena esok adalah rahasia sekaligus menjadi sebuah harapan baru bagi yang mengerti akan arti waktu.
Dirimu
Senja menyapa seolah memberi tahu bahwa aku akan meninggalkan hari ini dan menyambut esok dengan mentari yang mungkin saja lebih cerah dari tadi pagi. Semilir angin menembus jendela meniupkan tirai tipis yang menutup gelap diluar kamar. redup, mungkin bulan tak semampu matahari tuk menerangi dunia ini, atau mungkin memang takdirnya hanya memancarkan cahaya yang sendu, setidaknya masih bisa melihat tanah dan rumput atau bebatuan ketika seseorang barjalan dalam gelap dan pekatnya malam. malam yang bagiku bisa disebut sebagai perjalanan menuju esok.atau jika bulan semampu matahari, apakah aku akan mengenal malam yang berarti tak ada esok. apakah esok aku akan mendapatkan sebuah hadiah terindah yang pernah ada dalam hidupku? esok yang juga berarti sebuah harapan, dan kemarin berubah nama menjadi masa lalu. Dirimu, dirimulah harapan itu, aku bertemu dengan mu, rahasia Tuhan yang tak pernah aku tau dan seorang pun tahu mungkin juga termasuk dirimu, yang jelas aku bahagia.Dirimu menyeka airmata, Dirimu menghapus sedih yang kemarin temani hari-hariku. Dirimu ibarat mentari yang selalu dijanjikan oleh senja kemarin.Mentari yang menghapus embun pagi di hijaunya dedaunan, sama seperti sedih ku yang kau hapus dengan cahayamu. apakah aku dapat menyulam hari agar cerita ku tetap sama hingga akhir bersamamu, bukan dengan yang lain. aku tak mau lagi bertemu dengan mentari-mentari lainnya, tapi bukankah mentari hanya ada satu? ya maka dari itu aku berharap kau yang menjadi cahaya dalam hidupku. karena dirimu, aku selalu mempunyai harapan baru. aku selalu membisikkan rindu saat kau tak disampingku, saat aku melalui gelap dan terang dengan bintang dan bulan sebagai hiasan, aku selalu mengatakan aku mencintaimu meski kata-kata itu tak keluar langsung, aku rasa kau mendengarnya dari bisikan angin yang menyentuh lembut wajahmu disana. dan ketika esok tiba lagi, aku masih ingin dan akan selalu menulis cerita yang sama, yaitu dirimu. Serta selalu ku berdoa agar Tuhan selalu bersama dengan mu disetiap langkah kakimu. Dirimulah yang selalu dan senantiasa ku harap, kurindu, kucinta, Alfitransyah.
Langganan:
Komentar (Atom)
Calendar
Anyeonghaseo ^^
Followers
Blog Archive
Labels
- cerita ku (2)
- cerpen ku (1)
- Kau yang dulu (1)
- lihat dirimu (1)
- lirik lagu (1)
- masa lalu (2)
- materi kuliah (2)
- my live (2)
Yang Melihat
Diberdayakan oleh Blogger.
Blog Roll
Blog Archive
About Me
- wiwik andriani
- palembang, sumatera selatan, Indonesia
- Cinta kepada dunia , dunia akan hancur. cinta kepada manusia , manusia akan mati . cintailah Allah , sebab Allah kekal abadi.








