moment :)

11 juli 2014 Sidang Skripsi :)

Inikah Rasanya

Kuliah.
Ini merupakan tahun terakhir, atau semester terakhir yang ku ambil untuk menyelesaikan semua mata kuliah termasuk skripsi. Setelah  4 bulan lamanya bergelut dengan 24 sks, begadang mengerjakan skripsi, menahan hati, berkorban dan sebagainya. Semua rasa hadir di sana menemani hari-hari. Sidang per sidang, tahap demi tahap dilalui dengan  lancar. Berkat doa kedua orangtua, keluarga, kekasih dan teman-teman. Hari ini, tepat tanggal 12 juli 2014, pengumuman nilai dibacakan. Bukan NPM yang di sebut kali ini, berbeda dengan KP, ya, nama lah yang disebut. Rasa semakin bercampur aduk, doa terus mengalir dari bibir. Terkejut dan semua berubah, rasa yang sebelumnya berubah seketika menjadi kecewa sedih dan sebagainya, sesaat setelah nama ku dipanggil dan dengan kedua telingaku sendiri mendengar nilai yang kudapat. Aku berusaha tuk sadar, dan mengucap syukur, ibarat sungai yang akan meluap, aku dengan segera menggunakan kekuatan penuh untuk membendung sungai itu agar tidak meluap. Entahlah, aku memang orang yang suka akan nilai sempurna, dan ketika aku belum mencapainya, aku belum merasa puas. Lagi-lagi aku mencoba menjadi dua, aku menasehati diri sendiri untuk sabar dan ikhlas, aku menahan segala rasa amarah dan kecewa, aku tutupi dengan rasa syukur dan mencoba tuk ikhlas. Aku berusaha tuk berbaik sangka dengan sang Punya Kehidupan. Satu-satu per satu teman mengirim pesan sekedar menanyakan hasil yang didapat, tak lupa aku aucapkan terimakasih atas doa dan semangat dari mereka selama aku menjalani hari-hari sulit sembari membalas pesan singkat yang ku terima dari mereka. Rasanya aku ingin pulang saat itu juga, atau mungkin jika ini mimpi, aku ingin segera terbangun dan kembali mengulang semua. Tapi apa yang ingin ku ulang, aku bersyukur lagi dan lagi.Siapa yang salah? aku menyalahkan diri sendiri, aku tak ingin bersikap egois, dari semua ini, aku mendapat hikmah, hal baru, pelajaran baru, mengerti akan bagaimana bersabar, tenang, ikhlas dan bersyukur atas hasil yang didapat. Dengan ini, aku mendapat pengalaman yang takkan terlupa selamanya. Cukup Allah dan aku yang tahu, aku belajar dari semua hal yang di berikan NYA melalui ujian dan cobaan di setiap harinya. Masih tak percaya akan hasil yang ku dapat. Semua terasa aneh, hujan sore itu bak perwakilan isi hati. Berjalan pulang dengan gontai, menunggu bis tiba dibawah pepohonan yang menyimpan sejuta cerita. Bukan aku saja yang merasa kecewa, ada orang tua yang juga menunggu hasil usaha anaknya selama ini. Air mata terasa sudah berada diujung sudut, masih bisa ku tahan. Sampai dirumah, semua tercurah segala cerita dengan sang kekasih yang sudah menemani, menyemangati, ia menyabarkan, dan tumpah semua airmata yang susah payah ku bendung sedari siang tadi. Bejatuhan seperti manik-manik yang tumpah dari plastik, berkejar-kejaran ke bawah. Lagi-lagi ku tahan sesegera mungkin, tak ingin menambah daftar pertanyaan dari orang tua, mereka turut menyabarkan akan hasil yang kurang memuaskan bagi ku. Mereka mengatakan hal yang sebenarnya aku tahu mereka pun kecewa. Angka 78 koma sekian. Tersenyum dalam sedih. Berulang kali aku menarik nafas panjang. Besabar dan berbaik sangka selalu pada NYA. Kini semua selesai, aku hanya tinggal menyelesaikan revisi dan kelas SP. Aku harus siap berjalan lagi, menuju cita. :)